Skip to content

Cara Mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 untuk UMKM

  • by

Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026

Memasuki tahun 2026, angin segar kembali berhembus bagi para pegiat ekonomi kreatif dan UMKM di Indonesia. Pemerintah secara resmi meningkatkan alokasi anggaran untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026. Langkah ini diambil guna mempercepat akselerasi bisnis lokal melalui suntikan modal dengan biaya pinjaman yang sangat rendah.

Bagi kamu yang berencana melakukan ekspansi bisnis, memahami perubahan kebijakan terbaru per Januari 2026 adalah langkah awal yang wajib dilakukan agar proses pengajuan tidak terhambat.

Transformasi Kebijakan KUR di Tahun 2026

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, skema KUR kali ini lebih mengedepankan digitalisasi dan kualitas usaha. Ada beberapa poin penting yang berubah:

  • Skor Kredit Digital: Penilaian kelayakan kini tidak hanya berdasarkan survei fisik, tapi juga melihat rekam jejak transaksi pada ekosistem digital (e-commerce atau dompet digital).

  • Sektor Prioritas: Fokus utama penyaluran dana tahun ini diarahkan pada sektor produksi seperti ketahanan pangan (pertanian/perikanan), industri pengolahan, dan jasa produktif.

  • Bunga Berjenjang: Pemerintah memberlakukan sistem bunga naik bagi nasabah yang meminjam berulang kali untuk mendorong kemandirian usaha.

Rincian Bunga dan Batas Pinjaman (Plafon)

Salah satu keunggulan utama KUR adalah subsidinya. Namun, kamu perlu memperhatikan bahwa suku bunga akan meningkat seiring dengan frekuensi pinjaman yang dilakukan:

  1. Pinjaman Ke-1: 6% efektif per tahun.

  2. Pinjaman Ke-2: 7% efektif per tahun.

  3. Pinjaman Ke-3: 8% efektif per tahun.

  4. Pinjaman Ke-4: 9% efektif per tahun.

Tabel Kategori Pinjaman KUR 2026:

Kategori KUR Limit Kredit Durasi Maksimal
Super Mikro S/d Rp10 Juta 3 thn (Modal) / 5 thn (Investasi)
Mikro > Rp10 Juta – Rp100 Juta 3 thn (Modal) / 5 thn (Investasi)
Kecil > Rp100 Juta – Rp500 Juta 4 thn (Modal) / 5 thn (Investasi)

Catatan Penting: Khusus kategori KUR Kecil, nasabah diwajibkan menyertakan agunan tambahan dan memiliki NPWP aktif.

Kriteria dan Dokumen yang Harus Disiapkan

Agar dana segar bisa langsung cair ke rekening, pastikan kamu memenuhi kualifikasi berikut:

Kriteria Calon Debitur:

  • WNI berumur minimal 21 tahun (atau sudah menikah).

  • Memiliki unit usaha aktif yang sudah beroperasi minimal 6 bulan.

  • Tidak memiliki kredit produktif di bank lain (KPR atau cicilan kendaraan tetap diperbolehkan).

  • Memiliki catatan SLIK OJK yang bersih (tidak ada tunggakan).

Berkas Administrasi:

  • Fotokopi e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).

  • Surat Nikah/Cerai bagi yang bersangkutan.

  • Legalitas: NIB (Nomor Induk Berusaha) atau IUMK.

  • NPWP (Wajib untuk pinjaman di atas Rp50 juta).

  • Laporan keuangan sederhana (terutama untuk pengajuan KUR Kecil).

Langkah Praktis Pengajuan: Offline & Online

Di tahun 2026, kamu bebas memilih cara pengajuan yang paling nyaman:

1. Melalui Kantor Cabang (Konvensional):

Cukup bawa dokumen fisik ke bank penyalur (seperti BRI, Mandiri, BNI, atau BSI). Temui bagian Credit Officer untuk sesi wawancara singkat mengenai prospek bisnismu sebelum masuk ke tahap survei lokasi.

2. Melalui Jalur Digital (Online):

Sangat praktis! Kamu bisa mengakses situs resmi bank penyalur (contoh: kur.bri.co.id) atau melalui aplikasi mobile banking. Cukup unggah foto dokumen dalam format JPG/PDF dan tunggu verifikasi via WhatsApp atau email resmi bank.

Tips Jitu: Mengapa Pengajuan Sering Ditolak?

Jangan anggap remeh hal-hal kecil. Berikut alasan utama penolakan dan cara mengatasinya:

  • Kebersihan SLIK OJK: Pastikan kamu tidak punya tunggakan “Paylater” atau pinjol. Perbankan tahun 2026 sudah terintegrasi sangat ketat.

  • Pemisahan Kas: Bank lebih menyukai usaha yang laporan keuangannya tidak tercampur dengan uang pribadi.

  • Eksistensi Usaha: Saat survei, pastikan stok barang dan aktivitas operasional terlihat jelas agar bank yakin bisnismu benar-benar berjalan.

Estimasi Angsuran Bulanan (Bunga 6%)

(Sebagai simulasi perencanaan kas)

  • Plafon Rp10 Juta: Tenor 12 bulan (± Rp860rb) | 36 bulan (± Rp304rb).

  • Plafon Rp50 Juta: Tenor 12 bulan (± Rp4,3jt) | 36 bulan (± Rp1,5jt).

Kesimpulan

KUR 2026 adalah momentum emas bagi UMKM untuk naik kelas. Dengan persiapan legalitas yang matang dan menjaga kesehatan skor kredit, peluang kamu mendapatkan modal usaha sangatlah besar. Jangan tunda, segera lengkapi NIB kamu dan ajukan pinjaman hari ini untuk masa depan bisnis yang lebih cerah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *